Lebih dari itu, Likok Pulo juga menjadi ruang komunikasi lintas generasi. Sejak dahulu, para orang tua menyampaikan nasihat hidup melalui syair-syair yang dilantunkan dalam pertunjukan ini. Petuah tentang kejujuran, pentingnya menjaga hati, bekerja keras, menghargai sesama, hingga bahaya iri—semua tercermin dalam untaian syair yang dinyanyikan dengan penuh penghayatan. Anak-anak dan remaja yang menyaksikan pertunjukan ini, baik di balai desa maupun di pelataran rumah, menyerap nilai itu secara perlahan. Tanpa ceramah panjang, moralitas ditanamkan melalui seni yang menyatu dengan kehidupan sehari-hari.





















