FeaturesWisata

Di Ambang Senyap: Tantangan Pelestarian Do Da Idi di Era Modern

×

Di Ambang Senyap: Tantangan Pelestarian Do Da Idi di Era Modern

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi.

Dalam beberapa dekade terakhir, keluarga-keluarga muda di Aceh menghadapi perubahan besar dalam pola hidup. Teknologi hadir di setiap sudut rumah, dari televisi hingga ponsel pintar. Ketika ingin menidurkan bayi, banyak orang tua memilih memutar lagu pengantar tidur digital ketimbang menyanyikan langsung. Akibatnya, tradisi Do Da Idi perlahan mulai bergeser dari ruang-ruang keluarga. Sebuah tradisi lisan yang dulu sangat dekat kini berada di persimpangan: apakah ia akan terus hidup, atau perlahan tenggelam?

 

Perubahan ini bukan semata kesalahan modernisasi. Banyak orang tua muda merasa tidak lagi hafal syair-syair Do Da Idi. Mereka tumbuh di lingkungan yang sudah terbiasa dengan musik modern, sehingga nyanyian tradisional makin jarang terdengar. Ada pula yang berpikir bahwa lagu-lagu modern lebih praktis dan “tenang” bagi bayi. Beberapa bahkan merasa suara mereka tidak cukup bagus untuk bernyanyi di hadapan anak.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

Bahasa Aceh bukan hanya sarana berbicara, tetapi jiwa kebudayaan yang terus hidup dalam denyut masyarakat Tanah Rencong. Di tengah arus modernisasi, bahasa ini tetap menjadi penanda jati diri yang menghubungkan…

close