FeaturesWisata

Di Ambang Senyap: Tantangan Pelestarian Do Da Idi di Era Modern

×

Di Ambang Senyap: Tantangan Pelestarian Do Da Idi di Era Modern

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi.

Meski ada kekhawatiran, tidak sedikit yang optimistis bahwa Do Da Idi dapat menemukan hidup baru. Akar emosionalnya yang kuat membuat nyanyian ini tetap relevan. Seorang bayi tidak peduli apakah ibunya memiliki suara merdu atau tidak—yang ia rasakan hanyalah kedekatan dan kenyamanan. Dalam aspek ini, Do Da Idi memiliki kekuatan yang tidak dapat digantikan oleh teknologi.

 

Pelestarian tradisi tidak harus selalu melalui institusi besar. Hal terkecil yang dapat dilakukan adalah menyanyikannya kembali di rumah, meskipun hanya beberapa bait yang diingat. Dari situ, ritme dan syair akan hidup kembali, mengalir ke generasi berikutnya.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

Dalam berbagai festival kuliner Aceh, Timphan selalu menjadi salah satu sajian yang dipamerkan. Pemerhati budaya dan komunitas kuliner turut mendorong generasi muda untuk terus melestarikannya. Bagi mereka, menjaga Timphan berarti…

Wisata

Upaya pelestarian ini menjadi bukti bahwa bahasa Aceh masih memiliki ruang hidup yang luas di hati masyarakat. Sekolah-sekolah di Aceh juga mulai mengintegrasikan pelajaran bahasa daerah sebagai bagian dari kurikulum…

close