Habanusantara.net – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara turun langsung membersihkan fasilitas umum pascabanjir guna mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat. Pembersihan dilakukan di halaman kantor camat dan sejumlah dayah di wilayah timur Aceh Utara, meliputi Panton Labu dan Langkahan, Selasa (6/1/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil atau Ayahwa, bersama jajaran pejabat daerah, camat, serta anggota DPRK Aceh Utara. Aksi gotong royong ini difokuskan pada pembersihan lumpur dan material sisa banjir agar fasilitas pemerintahan dan tempat ibadah dapat kembali digunakan secara normal.
Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil mengatakan, pembersihan dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat dan lembaga keagamaan yang terdampak bencana. Menurutnya, kantor camat dan dayah merupakan pusat aktivitas penting yang harus segera dipulihkan.
“Kami bersama jajaran pemerintah daerah dan DPRK turun langsung membersihkan halaman kantor camat dan dayah di Langkahan agar bisa kembali difungsikan sebagai tempat kerja dan tempat ibadah. Ini bagian dari upaya pemulihan pascabanjir,” ujar Ayahwa di sela-sela kegiatan.
Ia menjelaskan, program pembersihan fasilitas umum dilakukan secara bertahap dan dibagi ke dalam dua wilayah, yakni timur dan barat Aceh Utara. Tahap awal menyasar wilayah Lhoksukon, Panton Labu, dan Langkahan, kemudian dilanjutkan ke Geudong, Krueng Mane, dan Sawang pada tahap berikutnya.
“Pembersihan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sampai benar-benar tuntas, sehingga aktivitas pemerintahan dan keagamaan masyarakat dapat berjalan lancar kembali,” tegasnya.
Selain pembersihan fasilitas umum, Ayahwa memastikan pemerintah daerah terus memantau kondisi warga terdampak, termasuk di wilayah terpencil. Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersabar menghadapi musibah banjir yang melanda sejumlah kawasan di Aceh Utara.
“Pemerintah terus berupaya melakukan perbaikan pemukiman dan menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami hadir dan akan terus bersama masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih,” pungkas Ayahwa.



















