Media sosial turut menjadi ruang baru bagi tradisi ini. Beberapa ibu muda merekam diri menyanyikan Do Da Idi dan membagikannya sebagai bentuk cinta sekaligus upaya pelestarian. Video-video tersebut mendapat banyak respons positif, terutama dari para perantau Aceh yang merasa rindu dengan suasana masa kecil.




















