Wisata

Pemulia Jame: Napas Keramahan yang Menjaga Martabat Aceh

×

Pemulia Jame: Napas Keramahan yang Menjaga Martabat Aceh

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Di banyak rumah di Aceh, pintu yang terbuka bukan sekadar akses keluar masuk, melainkan simbol kesediaan untuk menyambut siapa saja yang datang. Ada nilai yang diwariskan turun-temurun dari generasi ke generasi, nilai yang menjadi wajah keramahan masyarakat Aceh di mata dunia: Pemulia Jame, adat memuliakan tamu yang telah menjadi bagian penting dari identitas Tanah Rencong.

 

Tidak ada catatan pasti kapan tradisi ini lahir. Namun sejak masa kerajaan-kerajaan Aceh, penghormatan kepada tamu selalu ditempatkan sebagai cermin martabat. Kisah-kisah lama menyebutkan bagaimana tamu kerajaan disambut dengan tata upacara khas, dengan makanan terbaik dan pelayanan penuh hormat. Seiring waktu, nilai tersebut turun hingga ke rumah-rumah masyarakat desa dan kota, menjelma menjadi kebiasaan yang begitu melekat dalam kehidupan sehari-hari. Bagi orang Aceh, tamu bukan sekadar orang yang datang membawa langkah. Tamu adalah berkah, titipan Tuhan, sekaligus penghubung silaturahmi yang harus dijaga.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

Bahasa Aceh bukan hanya sarana berbicara, tetapi jiwa kebudayaan yang terus hidup dalam denyut masyarakat Tanah Rencong. Di tengah arus modernisasi, bahasa ini tetap menjadi penanda jati diri yang menghubungkan…

close