ADVERTORIAL

Kesbangpol Banda Aceh: Orang Tua Garda Terdepan Melawan Narkoba

×

Kesbangpol Banda Aceh: Orang Tua Garda Terdepan Melawan Narkoba

Sebarkan artikel ini
Kaban Kesbangpol Kota Banda Aceh Heru Triwijanarko, S.STP, M.Si menghadiri Rapat Koordinasi Pemetaan Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba Tahun 2024 di Sie Hotel, Banda Aceh, Rabu (21/2/2024). FOTO/ DOK DISKOMINFOTIK KOTA BANDA ACEH
Kaban Kesbangpol Kota Banda Aceh Heru Triwijanarko, S.STP, M.Si menghadiri Rapat Koordinasi Pemetaan Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba Tahun 2024 di Sie Hotel, Banda Aceh, Rabu (21/2/2024). FOTO/ DOK DISKOMINFOTIK KOTA BANDA ACEH

Habanusantara.net – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Banda Aceh, Heru Triwijanarko, SSTP, MSi, menegaskan bahwa orang tua memegang peran kunci dalam penanggulangan dan pencegahan narkoba di kalangan remaja. Heru menyoroti pentingnya keterlibatan orang tua dalam memberikan pendidikan moral dan spiritual kepada anak-anak mereka untuk mencegah penyalahgunaan narkoba yang semakin mengancam generasi muda.

“Generasi muda, khususnya di Kota Banda Aceh, sangat rentan terhadap pengaruh buruk seperti narkoba. Mereka bisa dengan mudah mendapatkannya,” ujar Heru pada Rabu (22/5/2024).

Heru menjelaskan, masalah narkoba sangat dekat dengan remaja yang sedang dalam masa pencarian jati diri. Remaja cenderung ingin mencoba hal-hal baru dan mendapatkan pengakuan dari lingkungan sekitar, yang kadang mengarah ke perilaku negatif seperti penggunaan narkoba. Ketidakharmonisan antara orang tua dan anak sering menjadi faktor penyebab penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.

“Remaja yang merasa kurang diperhatikan oleh orang tua cenderung lebih mudah terjerumus ke dalam perilaku negatif. Sebaliknya, hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak dapat mengurangi risiko tersebut,” jelasnya.

Menurut Heru, orang tua harus menjadi pendengar yang baik dan membangun komunikasi yang efektif dengan anak-anak mereka. Ini membantu menciptakan lingkungan keluarga yang nyaman dan mendukung, sehingga anak-anak merasa lebih aman dan tidak mencari pengakuan di luar rumah yang bisa menjerumuskan mereka ke dalam penggunaan narkoba.

“Orang tua harus menjadi teladan yang baik bagi anak-anak mereka. Anak-anak cenderung meniru perilaku orang tua mereka, sehingga penting bagi orang tua untuk menunjukkan contoh yang positif,” lanjut Heru.

Heru juga menekankan peran orang tua sebagai pengawas dalam mengarahkan pergaulan anak-anak mereka. Dengan pengawasan yang baik, risiko anak-anak terjerumus ke dalam lingkungan yang buruk bisa diminimalisir.

“Orang tua perlu memberikan aktivitas positif kepada anak-anak mereka, seperti berolahraga bersama atau mengikuti penyuluhan tentang bahaya narkoba. Ini membantu anak-anak berpikir positif dan menghindari perbuatan buruk,” tambahnya.

Selain itu, Heru menekankan pentingnya penanaman nilai-nilai spiritual oleh orang tua. Ajaran agama dapat menjadi filter bagi anak dalam bergaul dan mencegah mereka terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Orang tua harus memberikan contoh yang sesuai dengan nilai-nilai spiritual yang mereka ajarkan. Dengan demikian, anak-anak bisa melihat teladan yang nyata dari orang tua mereka,” tegas Heru.

Heru mengajak semua pihak, terutama orang tua, untuk bersama-sama berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Kesbangpol Banda Aceh terus berkomitmen untuk mendukung program-program yang mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba.

“Ini adalah kerja bersama. Orang tua adalah garda terdepan dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba,” pungkasnya.[adv]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close
error: