FeaturesWisata

Didong: Harmoni Suara dari Dataran Tinggi Gayo yang Tak Pernah Padam

×

Didong: Harmoni Suara dari Dataran Tinggi Gayo yang Tak Pernah Padam

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi.

Kekuatan Didong tidak terletak pada gemerlapnya panggung, tetapi pada kedalaman maknanya. Ia tumbuh dari tanah dingin Gayo, hidup dalam syair yang mengalir dari generasi ke generasi, dan memberi ruang bagi masyarakatnya untuk selalu merasa terhubung—baik dengan nilai adat, agama, maupun akar budaya mereka.

 

Di balik setiap syair Didong, tersembunyi suara pegunungan yang tenang, aroma kopi yang harum, serta kebijaksanaan masyarakat yang selalu memandang hidup dengan hati yang lapang. Didong bukan hanya seni. Ia adalah identitas yang hidup dalam setiap denyut budaya Gayo.(Adv)

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

Dalam berbagai festival kuliner Aceh, Timphan selalu menjadi salah satu sajian yang dipamerkan. Pemerhati budaya dan komunitas kuliner turut mendorong generasi muda untuk terus melestarikannya. Bagi mereka, menjaga Timphan berarti…

Wisata

Upaya pelestarian ini menjadi bukti bahwa bahasa Aceh masih memiliki ruang hidup yang luas di hati masyarakat. Sekolah-sekolah di Aceh juga mulai mengintegrasikan pelajaran bahasa daerah sebagai bagian dari kurikulum…

close