Banyak pendatang terkesan dengan bagaimana syair Didong begitu kaya makna. Ada tentang cinta yang tidak meminta balasan, tentang perjalanan hidup yang penuh cobaan, tentang perjuangan petani kopi, atau tentang kebijaksanaan adat. Syair-syair itu bukan didapat dari buku, tetapi lahir dari pengalaman masyarakat itu sendiri.
Peran cik dalam Didong sangat penting. Seorang cik bukan hanya pemimpin musik, tetapi juga orator, penyusun syair, sekaligus mediator dalam pertunjukan. Seorang cik yang hebat bisa membuat satu kampung tersenyum, terharu, atau bangga dalam satu malam. Tidak jarang, nama seorang cik lebih dikenal daripada nama kelompoknya.




















