FeaturesWisata

Didong: Harmoni Suara dari Dataran Tinggi Gayo yang Tak Pernah Padam

×

Didong: Harmoni Suara dari Dataran Tinggi Gayo yang Tak Pernah Padam

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi.

Banyak pendatang terkesan dengan bagaimana syair Didong begitu kaya makna. Ada tentang cinta yang tidak meminta balasan, tentang perjalanan hidup yang penuh cobaan, tentang perjuangan petani kopi, atau tentang kebijaksanaan adat. Syair-syair itu bukan didapat dari buku, tetapi lahir dari pengalaman masyarakat itu sendiri.

Ilustrasi.

Peran cik dalam Didong sangat penting. Seorang cik bukan hanya pemimpin musik, tetapi juga orator, penyusun syair, sekaligus mediator dalam pertunjukan. Seorang cik yang hebat bisa membuat satu kampung tersenyum, terharu, atau bangga dalam satu malam. Tidak jarang, nama seorang cik lebih dikenal daripada nama kelompoknya.

 

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

Timphan selalu hadir ketika keluarga besar berkumpul. Saat hari raya tiba, para tetamu yang datang dari berbagai penjuru Aceh—bahkan dari luar daerah—akan selalu menanyakan apakah Timphan sudah tersedia. Makanan ini…

Wisata

Kehadiran para tetangga dan kerabat menjadi inti dari ritual ini. Meski terlihat sederhana, Seumapa memiliki makna sosial yang sangat dalam. Ia memperkuat jaringan persaudaraan, mempererat hubungan antarwarga, sekaligus membentuk rasa…

Wisata

Dalam ranah adat, bahasa Aceh menjadi medium utama penyampaian nilai dan norma. Setiap prosesi adat, mulai dari peusijuek, kenduri, hingga upacara pernikahan, selalu dihiasi doa, petuah, dan syair yang disampaikan…

close