FeaturesWisata

Kupiah Riman: Kesederhanaan yang Menjaga Martabat Lelaki Aceh

×

Kupiah Riman: Kesederhanaan yang Menjaga Martabat Lelaki Aceh

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Namun harapan masih ada. Di beberapa daerah, komunitas budaya mulai menggerakkan program pelestarian kerajinan rotan. Beberapa kampus seni bahkan menjadikan kupiah riman sebagai objek penelitian desain etnik modern. Ini membuka kemungkinan baru: kupiah riman bisa tetap hidup, sambil tetap menjunjung filosofi lamanya.

 

Kupiah riman adalah pelajaran bahwa keanggunan tidak selalu datang dari kemewahan. Martabat laki-laki Aceh bukan terletak pada pakaian yang ramai, tetapi pada ilmu dan akhlak yang ia bawa. Selama nilai itu masih dijaga, kupiah riman tidak akan pernah hilang. Ia akan tetap menjadi mahkota kesederhanaan yang menjaga kehormatan orang Aceh.(Adv)

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

Dalam berbagai festival kuliner Aceh, Timphan selalu menjadi salah satu sajian yang dipamerkan. Pemerhati budaya dan komunitas kuliner turut mendorong generasi muda untuk terus melestarikannya. Bagi mereka, menjaga Timphan berarti…

Wisata

Upaya pelestarian ini menjadi bukti bahwa bahasa Aceh masih memiliki ruang hidup yang luas di hati masyarakat. Sekolah-sekolah di Aceh juga mulai mengintegrasikan pelajaran bahasa daerah sebagai bagian dari kurikulum…

close