FeaturesWisata

Kupiah Riman: Kesederhanaan yang Menjaga Martabat Lelaki Aceh

×

Kupiah Riman: Kesederhanaan yang Menjaga Martabat Lelaki Aceh

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Meski demikian, era modern membawa tantangan serius. Banyak anak muda mengenal kupiah riman hanya sebagai barang kerajinan. Mereka membelinya untuk suvenir, hiasan dinding, atau koleksi pernak-pernik tradisional. Padahal benda itu bukan dibuat untuk dipandang saja, tetapi untuk hidup. Ia harus berada di kepala, agar nilai yang terkandung di dalamnya juga hadir dalam perilaku masyarakat.

 

Pengrajin kupiah riman tidak hanya kehilangan pembeli, tetapi juga kehilangan generasi penerus. Bila ilmu menganyam tidak diwariskan, suatu hari kupiah riman akan berhenti pada etalase museum. Kita akan mengenangnya seperti artefak sejarah, bukan identitas hidup.

 

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

  Meski zaman terus bergerak maju, Pemulia Jame tidak kehilangan ruhnya. Memang, bentuknya mungkin mulai berubah mengikuti kesibukan dan struktur kehidupan modern. Namun semangatnya tetap sama: tamu harus dihargai. Kini…

Wisata

Dalam perkembangannya, Sie Reuboh menjadi identitas kuliner Aceh Besar yang selalu hadir pada berbagai kesempatan, mulai dari jamuan keluarga, kenduri meugang, hingga meja-meja makan para perantau yang ingin mengobati rindu…

Wisata

Bahan-bahan Timphan mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung masyarakat Aceh: kesederhanaan, kehangatan, dan ketulusan. Adonan yang lembut dan manis menggambarkan harapan agar hubungan antaranggota keluarga selalu hangat dan harmonis. Sementara balutan daun…

Wisata

Uniknya, Seumapa tidak pernah bersifat statis. Tradisi ini selalu menyesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan esensinya. Di beberapa daerah, proses pembacaan doa dilakukan oleh para teungku dengan iringan syair-syair yang…

Wisata

  Di tengah modernisasi yang semakin cepat, bahasa Aceh menghadapi tantangan yang tidak kecil. Perubahan gaya hidup, arus globalisasi, dan dominasi bahasa Indonesia serta bahasa asing membuat penggunaan bahasa Aceh…

close