Wisata

Rumoh Aceh: Warisan Arsitektur yang Mengajarkan Harmoni

×

Rumoh Aceh: Warisan Arsitektur yang Mengajarkan Harmoni

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Salah satu kekuatan rumoh Aceh terletak pada konstruksi kayu tanpa paku. Teknik pasak dan sambungan tradisional membuat rumah ini lentur dan justru lebih tahan terhadap guncangan gempa. Nilai ekologisnya pun kuat: bahan-bahan lokal seperti kayu nangka, merbau, kelapa, dan rumbia digunakan bukan hanya karena ketersediaannya, tetapi karena masing-masing memiliki peran khusus. Kayu nangka misalnya digunakan untuk tiang utama karena tahan rayap dan diyakini membawa energi baik bagi penghuni rumah.

Ilustrasi

Lebih dari aspek fisik, rumoh Aceh sarat simbolisme. Orientasi bangunan hampir selalu menghadap ke timur atau barat, mengikuti arah matahari terbit dan terbenam yang melambangkan perjalanan hidup. Jumlah anak tangga biasanya ganjil, menandakan kesempurnaan dalam tradisi Aceh dan Islam. Bahkan ukiran-ukiran pada bagian dinding ataupun pelipit tidak dibuat sembarangan—motif seperti bungong meulu, bungong kayee, hingga pucok reubong menggambarkan doa, harapan, dan kedekatan Aceh dengan nilai-nilai ketauhidan.

 

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

  Meski zaman terus bergerak maju, Pemulia Jame tidak kehilangan ruhnya. Memang, bentuknya mungkin mulai berubah mengikuti kesibukan dan struktur kehidupan modern. Namun semangatnya tetap sama: tamu harus dihargai. Kini…

Wisata

Dalam perkembangannya, Sie Reuboh menjadi identitas kuliner Aceh Besar yang selalu hadir pada berbagai kesempatan, mulai dari jamuan keluarga, kenduri meugang, hingga meja-meja makan para perantau yang ingin mengobati rindu…

Wisata

Bahan-bahan Timphan mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung masyarakat Aceh: kesederhanaan, kehangatan, dan ketulusan. Adonan yang lembut dan manis menggambarkan harapan agar hubungan antaranggota keluarga selalu hangat dan harmonis. Sementara balutan daun…

Wisata

Uniknya, Seumapa tidak pernah bersifat statis. Tradisi ini selalu menyesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan esensinya. Di beberapa daerah, proses pembacaan doa dilakukan oleh para teungku dengan iringan syair-syair yang…

Wisata

  Di tengah modernisasi yang semakin cepat, bahasa Aceh menghadapi tantangan yang tidak kecil. Perubahan gaya hidup, arus globalisasi, dan dominasi bahasa Indonesia serta bahasa asing membuat penggunaan bahasa Aceh…

close