FeaturesWisata

Rapai sebagai Ruang Penguat Identitas dan Kebanggaan Kolektif Aceh

×

Rapai sebagai Ruang Penguat Identitas dan Kebanggaan Kolektif Aceh

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Rapai juga membawa pesan mengenai keberlanjutan budaya. Ia bukan sekadar pertunjukan tradisional yang layak disimpan di museum atau ditampilkan hanya saat festival. Rapai harus hidup dalam kesadaran masyarakat, dimainkan, dipelajari, dan dirawat. Kebanggaan budaya bukan hanya tentang mengenang kejayaan masa lalu, tetapi tentang menjaga warisan tersebut sebagai bagian dari kehidupan sosial hari ini. Dalam setiap dentuman rapai, terdapat pengingat bahwa identitas tidak boleh terlepas dari keseharian. Ia harus dirawat dengan kesetiaan, dihidupkan melalui praktik, dan diwariskan sebagai kebanggaan kolektif masyarakat Aceh. Rapai dengan demikian bukan hanya musik, tetapi penegasan bahwa tradisi adalah denyut nadi yang terus memperkokoh jati diri bangsa.(Adv)

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

Dalam berbagai festival kuliner Aceh, Timphan selalu menjadi salah satu sajian yang dipamerkan. Pemerhati budaya dan komunitas kuliner turut mendorong generasi muda untuk terus melestarikannya. Bagi mereka, menjaga Timphan berarti…

Wisata

Melalui Seumapa, masyarakat Aceh terus merawat kebersamaan, merawat doa, dan merawat akar budaya yang tak ternilai harganya. Sebuah ritual sederhana, tetapi menjadi penjaga harmoni dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.(Adv)…

Wisata

  Pada akhirnya, bahasa Aceh adalah rumah bagi ingatan kolektif masyarakatnya. Selama masih ada yang menuturkan, mengajarkan, dan merayakannya, bahasa ini akan terus hidup sebagai identitas utama Tanah Rencong.(Adv) Baca…

close