Wisata

Pacuan Kuda Gayo: Arena Tradisi yang Menghidupkan Jiwa Dataran Tinggi

×

Pacuan Kuda Gayo: Arena Tradisi yang Menghidupkan Jiwa Dataran Tinggi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

 

Ketika perlombaan dimulai, derap kaki kuda yang membelah angin menjadi musik alami yang memicu adrenalin para penonton. Di lintasan sepanjang beberapa ratus meter itu, para joki cilik memperlihatkan ketangkasan luar biasa: tubuh kecil mereka menyatu dengan gerak kuda, tangan menggenggam surai, mata fokus pada garis akhir. Tidak ada alat bantu, tidak ada pelana, hanya keberanian dan kepercayaan antara anak dan kudanya. Setiap kemenangan dirayakan dengan suka cita, tetapi kekalahan pun diterima sebagai bagian dari pembelajaran hidup.

 

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

  Meski zaman terus bergerak maju, Pemulia Jame tidak kehilangan ruhnya. Memang, bentuknya mungkin mulai berubah mengikuti kesibukan dan struktur kehidupan modern. Namun semangatnya tetap sama: tamu harus dihargai. Kini…

Wisata

Dalam perkembangannya, Sie Reuboh menjadi identitas kuliner Aceh Besar yang selalu hadir pada berbagai kesempatan, mulai dari jamuan keluarga, kenduri meugang, hingga meja-meja makan para perantau yang ingin mengobati rindu…

Wisata

Bahan-bahan Timphan mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung masyarakat Aceh: kesederhanaan, kehangatan, dan ketulusan. Adonan yang lembut dan manis menggambarkan harapan agar hubungan antaranggota keluarga selalu hangat dan harmonis. Sementara balutan daun…

Wisata

Uniknya, Seumapa tidak pernah bersifat statis. Tradisi ini selalu menyesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan esensinya. Di beberapa daerah, proses pembacaan doa dilakukan oleh para teungku dengan iringan syair-syair yang…

Wisata

  Di tengah modernisasi yang semakin cepat, bahasa Aceh menghadapi tantangan yang tidak kecil. Perubahan gaya hidup, arus globalisasi, dan dominasi bahasa Indonesia serta bahasa asing membuat penggunaan bahasa Aceh…

close