Wisata

Pacuan Kuda Gayo: Arena Tradisi yang Menghidupkan Jiwa Dataran Tinggi

×

Pacuan Kuda Gayo: Arena Tradisi yang Menghidupkan Jiwa Dataran Tinggi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

 

Setiap tahun, terutama pada pagelaran yang bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia atau agenda budaya daerah, arena pacuan kuda di berbagai kecamatan di Aceh Tengah dipenuhi lautan manusia. Suasana itu sudah terasa sejak pagi: denting suara besi tapal kuda, sorakan masyarakat, hingga deretan kuda Gayo yang terkenal lincah dan kecil namun sangat gesit. Para pemilik kuda memperlakukan hewan-hewan ini layaknya anggota keluarga—dirawat dengan penuh disiplin, diberi makanan khusus, dan dipersiapkan secara fisik maupun mental untuk menghadapi arena berbentuk panjang dengan tanah padat yang menjadi saksi ketangkasan mereka.

 

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

Proses pembuatan Timphan bukan sekadar rutinitas memasak. Ia lebih mirip ritual keluarga. Para perempuan, terutama ibu dan nenek, berkumpul sejak pagi untuk menyiapkan bahan-bahan segar. Tepung ketan dicampur dengan pisang…

Wisata

  Bahasa Aceh juga menyimpan kekayaan struktur dan ragam dialek yang menunjukkan luasnya wilayah persebaran masyarakat Aceh. Dialek Aceh Utara dengan pelafalan yang tegas, dialek Aceh Barat yang lembut, serta…

close