FeaturesWisata

Meuleumak: Jejak Silaturahmi yang Mengikat Ulang Persaudaraan di Tanah Aceh

×

Meuleumak: Jejak Silaturahmi yang Mengikat Ulang Persaudaraan di Tanah Aceh

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Apapun bentuknya, meuleumak tidak hanya tentang makan bersama, melainkan tentang menciptakan ruang perjumpaan. Di tengah dunia yang serba cepat, tradisi ini menawarkan jeda untuk saling menatap, mendengar, dan merasakan kebersamaan. Ia adalah ingatan kolektif yang menegaskan bahwa manusia Aceh hidup bukan hanya sebagai individu, tetapi sebagai bagian dari komunitas yang saling menguatkan.

 

Pada akhirnya, meuleumak adalah bukti bahwa budaya tidak selalu harus megah untuk memiliki makna besar. Kadang, sebuah warisan dapat bertahan justru karena kesederhanaannya. Ia hidup dari ketulusan orang-orang yang mempraktikkannya, dari tawa yang tercipta di antara sendok dan piring, dan dari rasa syukur yang hadir saat sesama saling berbagi. Tradisi ini mengajarkan bahwa kebahagiaan sering kali tumbuh bukan dari banyaknya harta, melainkan dari seberapa luas kita membuka ruang untuk kebersamaan.(Adv)

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

Dalam berbagai festival kuliner Aceh, Timphan selalu menjadi salah satu sajian yang dipamerkan. Pemerhati budaya dan komunitas kuliner turut mendorong generasi muda untuk terus melestarikannya. Bagi mereka, menjaga Timphan berarti…

Wisata

Upaya pelestarian ini menjadi bukti bahwa bahasa Aceh masih memiliki ruang hidup yang luas di hati masyarakat. Sekolah-sekolah di Aceh juga mulai mengintegrasikan pelajaran bahasa daerah sebagai bagian dari kurikulum…

close