FeaturesWisata

Meuleumak: Jejak Silaturahmi yang Mengikat Ulang Persaudaraan di Tanah Aceh

×

Meuleumak: Jejak Silaturahmi yang Mengikat Ulang Persaudaraan di Tanah Aceh

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Namun, seperti banyak budaya lokal lainnya, meuleumak juga menghadapi tantangan modernisasi. Gaya hidup yang semakin individualistis, kesibukan kerja, dan perubahan pola interaksi sosial membuat tradisi ini perlahan mulai jarang dilakukan di beberapa daerah. Generasi muda lebih banyak menghabiskan waktu di dunia digital, sementara tradisi kumpul makan yang mengandalkan kehadiran fisik menjadi semakin berkurang. Meski begitu, di banyak gampong, terutama di daerah pedesaan Aceh Besar, Pidie, dan Aceh Utara, tradisi ini tetap hidup, dirawat dengan kesadaran bahwa ia adalah warisan budaya yang memperkuat persatuan.

 

Kabar baiknya, beberapa komunitas justru mencoba menghidupkan kembali meuleumak sebagai bentuk revitalisasi budaya. Kegiatan meuleumak gampong kini kembali digelar dalam sejumlah acara resmi seperti peringatan hari kemerdekaan, festival adat, atau kegiatan pemuda. Bahkan, di beberapa tempat, meuleumak menjadi bagian dari program wisata budaya yang menarik perhatian wisatawan. Para pengunjung diajak merasakan langsung bagaimana masyarakat Aceh menyambut tamu dengan hidangan yang hangat dan penuh kekeluargaan.

 

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

  Meski zaman terus bergerak maju, Pemulia Jame tidak kehilangan ruhnya. Memang, bentuknya mungkin mulai berubah mengikuti kesibukan dan struktur kehidupan modern. Namun semangatnya tetap sama: tamu harus dihargai. Kini…

Wisata

Dalam perkembangannya, Sie Reuboh menjadi identitas kuliner Aceh Besar yang selalu hadir pada berbagai kesempatan, mulai dari jamuan keluarga, kenduri meugang, hingga meja-meja makan para perantau yang ingin mengobati rindu…

Wisata

Bahan-bahan Timphan mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung masyarakat Aceh: kesederhanaan, kehangatan, dan ketulusan. Adonan yang lembut dan manis menggambarkan harapan agar hubungan antaranggota keluarga selalu hangat dan harmonis. Sementara balutan daun…

Wisata

Uniknya, Seumapa tidak pernah bersifat statis. Tradisi ini selalu menyesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan esensinya. Di beberapa daerah, proses pembacaan doa dilakukan oleh para teungku dengan iringan syair-syair yang…

Wisata

  Di tengah modernisasi yang semakin cepat, bahasa Aceh menghadapi tantangan yang tidak kecil. Perubahan gaya hidup, arus globalisasi, dan dominasi bahasa Indonesia serta bahasa asing membuat penggunaan bahasa Aceh…

close