FeaturesWisata

Khanduri Blang: Di Sawah, Doa Menyatu dengan Padi

×

Khanduri Blang: Di Sawah, Doa Menyatu dengan Padi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Khanduri Blang di Aceh.

Dalam era modern, sebagian masyarakat mulai meninggalkan tradisi ini karena perubahan gaya hidup, tuntutan pekerjaan, serta pergeseran nilai sosial. Meski begitu, di banyak desa Aceh tradisi ini masih bertahan sebagai identitas komunitas. Khanduri Blang mengingatkan generasi muda bahwa sawah bukan hanya ruang produksi, tetapi juga ruang spiritual dan budaya yang memberi makna bagi kehidupan masyarakat.

 

Di tengah modernisasi pertanian, Khanduri Blang menjadi warisan penting yang menegaskan bahwa setiap panen adalah hasil dari kerja keras, kebersamaan, dan doa. Tradisi ini mengajak masyarakat untuk tidak melupakan akar budaya sekaligus tetap mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Sawah, bagi orang Aceh, adalah simbol kehidupan. Dan Khanduri Blang adalah cara terbaik untuk merayakan kehidupan itu.(Adv)

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

Dalam berbagai festival kuliner Aceh, Timphan selalu menjadi salah satu sajian yang dipamerkan. Pemerhati budaya dan komunitas kuliner turut mendorong generasi muda untuk terus melestarikannya. Bagi mereka, menjaga Timphan berarti…

Wisata

Upaya pelestarian ini menjadi bukti bahwa bahasa Aceh masih memiliki ruang hidup yang luas di hati masyarakat. Sekolah-sekolah di Aceh juga mulai mengintegrasikan pelajaran bahasa daerah sebagai bagian dari kurikulum…

close