FeaturesWisata

Khanduri Blang: Di Sawah, Doa Menyatu dengan Padi

×

Khanduri Blang: Di Sawah, Doa Menyatu dengan Padi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Khanduri Blang di Aceh.

Sebelum hidangan disantap, seorang teungku atau imam gampong memimpin pembacaan doa dan ayat suci Al-Qur’an. Doa ini menjadi inti dari ritual Khanduri Blang. Melalui doa tersebut, petani memohon agar Allah SWT memberikan keberkahan, menjauhkan tanaman dari gangguan hama, menjaga ketersediaan air, dan melimpahkan hasil panen. Ini adalah pengakuan bahwa manusia hanya mampu berusaha, sedangkan hasil sepenuhnya ditentukan oleh kehendak-Nya. Bagi masyarakat Aceh, setiap butir padi memiliki nilai keberkahan dan harus diperlakukan dengan penuh rasa syukur.

Ilustrasi Khanduri Blang di Aceh.

Nilai yang terkandung dalam Khanduri Blang tidak berhenti pada ritual doa dan makan bersama. Tradisi ini mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan antara sosial dan alam. Di masa lalu, sebelum adanya teknologi dan sistem pertanian modern, Khanduri Blang menjadi forum untuk menyepakati aturan bercocok tanam—mulai dari waktu menanam, pembagian air, hingga larangan menguasai aliran air secara sepihak. Musyawarah yang muncul setelah kenduri menciptakan harmoni sosial serta mencegah konflik antarpemilik sawah. Dengan demikian, Khanduri Blang bukan hanya ritual, tetapi juga mekanisme adat yang menjaga keberlanjutan lingkungan dan keadilan sosial.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

Timphan selalu hadir ketika keluarga besar berkumpul. Saat hari raya tiba, para tetamu yang datang dari berbagai penjuru Aceh—bahkan dari luar daerah—akan selalu menanyakan apakah Timphan sudah tersedia. Makanan ini…

Wisata

Kehadiran para tetangga dan kerabat menjadi inti dari ritual ini. Meski terlihat sederhana, Seumapa memiliki makna sosial yang sangat dalam. Ia memperkuat jaringan persaudaraan, mempererat hubungan antarwarga, sekaligus membentuk rasa…

Wisata

Dalam ranah adat, bahasa Aceh menjadi medium utama penyampaian nilai dan norma. Setiap prosesi adat, mulai dari peusijuek, kenduri, hingga upacara pernikahan, selalu dihiasi doa, petuah, dan syair yang disampaikan…

close