Proses Khanduri Blang dimulai dengan penyediaan berbagai hidangan khas yang dibawa ke pinggir sawah. Para perempuan dan ibu-ibu gampong mempersiapkan aneka kue tradisional seperti boh rom-rom, timphan, pulut kuning, serta gulai kari yang dimasak bersama. Aroma masakan yang kaya rempah merebak di udara, berpadu dengan semilir angin yang menyapu hamparan padi muda. Suasana ini mencerminkan nilai kebersamaan dan gotong royong—dua prinsip yang sangat dijunjung tinggi dalam masyarakat Aceh.




















