Rencong kini berada pada fase baru dalam perjalanan sejarahnya. Dari medan perang ia melangkah ke galeri seni, dari simbol keberanian menjadi ikon budaya global. Meski tampil dalam bentuk baru, rohnya tetap sama: rencong adalah simbol harga diri Aceh. Jika dulu rencong dibawa untuk mempertahankan tanah, kini ia dibawa untuk mempertahankan identitas dan keunikan budaya. Peran itu kini dijalankan oleh pandai besi, pelaku seni, pegiat budaya, hingga anak muda Aceh yang terus memperkenalkan rencong ke dunia. Tradisi yang dijaga dengan kreativitas tidak hanya bertahan, tetapi berkembang menjadi kekuatan ekonomi sekaligus kebanggaan global. Rencong membuktikan bahwa warisan budaya Aceh mampu bertumbuh tanpa kehilangan martabatnya.(Adv)
Dari Pandai Besi ke Galeri Wisata: Rencong di Era Modern

Pos Terkait
Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News



















