FeaturesWisata

Dari Pandai Besi ke Galeri Wisata: Rencong di Era Modern

×

Dari Pandai Besi ke Galeri Wisata: Rencong di Era Modern

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Transformasi ini tentu membawa tantangan. Banyak pengrajin masih bekerja dengan sistem tradisional dan bergantung pada pesanan lokal. Pengetahuan tentang pemasaran digital, manajemen produk, hingga strategi branding masih terbatas. Padahal rencong memiliki potensi besar untuk menjadi ikon budaya dunia, sejajar dengan keris Jawa atau kris dari Malaysia. Pemerintah Aceh sebenarnya telah melakukan sejumlah langkah, seperti memberikan pelatihan kerajinan, mendorong festival budaya, dan mempromosikan rencong melalui kegiatan pariwisata. Namun, dukungan terhadap digitalisasi pemasaran, sertifikasi produk, dan penguatan identitas rencong sebagai brand Aceh masih perlu diperluas agar pengrajin dapat menembus pasar nasional dan internasional.

 

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

  Meski zaman terus bergerak maju, Pemulia Jame tidak kehilangan ruhnya. Memang, bentuknya mungkin mulai berubah mengikuti kesibukan dan struktur kehidupan modern. Namun semangatnya tetap sama: tamu harus dihargai. Kini…

Wisata

Dalam perkembangannya, Sie Reuboh menjadi identitas kuliner Aceh Besar yang selalu hadir pada berbagai kesempatan, mulai dari jamuan keluarga, kenduri meugang, hingga meja-meja makan para perantau yang ingin mengobati rindu…

Wisata

Bahan-bahan Timphan mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung masyarakat Aceh: kesederhanaan, kehangatan, dan ketulusan. Adonan yang lembut dan manis menggambarkan harapan agar hubungan antaranggota keluarga selalu hangat dan harmonis. Sementara balutan daun…

Wisata

Uniknya, Seumapa tidak pernah bersifat statis. Tradisi ini selalu menyesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan esensinya. Di beberapa daerah, proses pembacaan doa dilakukan oleh para teungku dengan iringan syair-syair yang…

Wisata

  Di tengah modernisasi yang semakin cepat, bahasa Aceh menghadapi tantangan yang tidak kecil. Perubahan gaya hidup, arus globalisasi, dan dominasi bahasa Indonesia serta bahasa asing membuat penggunaan bahasa Aceh…

close