ADVERTORIAL

Kesbanpol Banda Aceh : Penggunaan Teknologi Efektif dan Cepat Mendeteksi dan Mencega Konflik

×

Kesbanpol Banda Aceh : Penggunaan Teknologi Efektif dan Cepat Mendeteksi dan Mencega Konflik

Sebarkan artikel ini

Habanusantara.net, Di Era Globalisasi saat ini, tehnologi menjadi kebutuhan yang tak terpisahkan dalam melaksanakan program kerja sehari-hari baik bagi pihak swata maupun lembaga pemerintahan seperti halnya di Kesbangpol Kota Banda Aceh, Pemanfaatan teknologi juga menjadi salah satu alat penting dalam kewaspadaan dan pengawasan dini pencegahan timbulnya konflik di kota Banda Aceh.

Kabin Pencegahan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Kesbanpol Banda Aceh, Cut Suherriza menyebut Tehnologi menjadi kekuatan bagi Tim Pengawasan Dini (Wasdin) pencegahan konflik di kota banda Aceh.

Dia mengatakan dengan kemajuan teknologi informasi, Tim Wasdin dapat memantau berbagai aktivitas di media sosial secara real-time.

Informasi yang didapat dari media sosial sering kali menjadi indikator awal mengenai potensi konflik. Dengan teknologi, data dapat dikumpulkan dengan cepat dan dianalisis untuk menentukan langkah-langkah preventif yang tepat.

Selain itu, media sosial telah menjadi platform utama bagi masyarakat untuk berkomunikasi dan berbagi informasi. Hal ini juga membuat media sosial menjadi sumber informasi yang kaya akan berbagai isu dan potensi konflik yang mungkin timbul.

Kesbangpol Banda Aceh memahami pentingnya peran media sosial dalam memantau dinamika sosial di masyarakat, sehingga mereka mengimplementasikan sistem pemantauan yang efektif untuk mendeteksi gejala awal konflik.

Melalui pemantauan media sosial, Kesbangpol dapat dengan cepat mengidentifikasi isu-isu yang sedang hangat diperbincangkan oleh masyarakat. Informasi yang beredar di platform seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan WhatsApp menjadi bahan penting bagi tim analisis untuk mengevaluasi potensi konflik. Teknologi ini memungkinkan Kesbangpol untuk mengumpulkan data secara real-time, sehingga mereka dapat merespons situasi dengan lebih cepat dan efisien.

Cut Suherriza menjelaskan bahwa teknologi memberikan kemampuan kepada Kesbangpol untuk memantau secara luas dan mendalam.

“Dengan teknologi, kita bisa mengumpulkan informasi dengan cepat. Melalui HP dan perangkat lainnya, kita dapat mengakses berbagai platform media sosial dan mendapatkan gambaran mengenai situasi yang sedang berkembang di masyarakat,” ujarnya.

Pemantauan ini tidak hanya terbatas pada media sosial, tetapi juga mencakup berbagai sumber informasi lain, termasuk laporan dari pihak Polresta dan instansi terkait lainnya.

Salah satu contoh konkret dari pemanfaatan teknologi ini adalah ketika terjadi peningkatan aktivitas diskusi terkait isu agama atau sosial yang sensitif di media sosial.

Kesbangpol segera mengidentifikasi akun-akun dan grup-grup yang terlibat dalam diskusi tersebut. Melalui analisis konten dan pola komunikasi, mereka dapat mendeteksi adanya potensi konflik atau keributan yang mungkin timbul. [Adv]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close
error: