ADVERTORIAL

Dishub Banda Aceh Turunkan 80 Petugas dan 130 Alat Rekayasa Lalu lintas untuk Pengamanan PKA ke-8

×

Dishub Banda Aceh Turunkan 80 Petugas dan 130 Alat Rekayasa Lalu lintas untuk Pengamanan PKA ke-8

Sebarkan artikel ini

Habanusantara.net, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh mengintensifkan upaya pengamanan dan pengaturan lalu lintas dengan menurunkan 80 petugas dan 130 unit alat rekayasa lalu lintas, seperti water barrier dan traffic cone, selama berlangsungnya Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan lalu lintas di sejumlah titik strategis yang menjadi pusat kegiatan.

Kepala Bidang Pembinaan, Pengawasan Keselamatan Dishub Banda Aceh, Aqil Perdana Kusumah, menjelaskan bahwa pihaknya melibatkan petugas dan alat rekayasa lalu lintas di beberapa lokasi penting, termasuk Taman Sultanah Safiatuddin, Lapangan Blang Padang untuk Pawai Budaya, Peunayong untuk Perahu Hias, Gampong Jawa untuk Kenduri Laot, dan Anjung Monmata untuk Jamuan Makan.

“Kita lakukan rekayasa lalu lintas berupa water barrier dan traffic cone masing-masing titik atau lokasi yang ditunjuk sebagai kegiatan PKA ke-8,” ungkap Aqil pada konferensi pers, Kamis (9/11/2023).

Plt Kadishub Banda Aceh, Bukhari Sufi. Foto: (Dokumen Dishub Banda Aceh).
Plt Kadishub Banda Aceh, Bukhari Sufi. Foto: (Dokumen Dishub Banda Aceh).

Pusat kegiatan utama PKA ke-8 di Kawasan Taman Sultanah Safiatuddin menjadi fokus pengamanan, dan Dishub Kota Banda Aceh menempatkan petugas di titik-titik strategis, seperti simpang Jln Gurami, depan gerbang PKA, simpang jalan menuju Gedung Inspektorat Aceh, dan di atas jembatan simpang PDAM.

Aqil menegaskan bahwa pihaknya telah merinci shift petugas, dengan waktu operasional dari pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB untuk shift siang, dan 20.00 WIB hingga 08.00 WIB untuk shift malam.

Sementara itu, akses kendaraan menuju lokasi utama PKA di Taman Sultanah Safiatuddin diberlakukan pembatasan. Jalan utama Sultanah Safiatuddin yang menuju ke pusat kegiatan PKA ditutup untuk kendaraan, sementara jalan di kawasan Masjid Oman dan traffic light simpang PDAM diblokade dengan barrier untuk mencegah kendaraan masuk.

Langkah ini sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi pengunjung, di mana jalan utama tersebut diperuntukkan bagi pejalan kaki menuju area utama PKA.

Aqil menambahkan, “Tempat parkir kendaraan roda dua dan empat telah disediakan di beberapa ruas jalan, seperti Jl. Ayah Hamid, Jl. Sepat, Jl. Gurami, Jl. Kepiting, halaman PDAM.

Namun, di atas jembatan PDAM dan di depan Masjid Oman, kendaraan tidak diizinkan untuk parkir.”

Pekan Kebudayaan Aceh ke-8 berlangsung mulai 5 hingga 13 November 2023, dan kegiatan ini menjadi pusat perhatian dengan partisipasi 23 kabupaten/kota dalam kegiatan 4 tahunan tersebut.

Dishub Banda Aceh berkomitmen untuk memberikan kontribusi maksimal dalam menjaga kelancaran dan keamanan selama acara berlangsung.[Adv]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close