Habanusantara.net – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh telah menurunkan tim pengatur lalu lintas secara penuh untuk memastikan kelancaran dan keamanan dalam berlalu lintas di sekitar arena Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) Ke-8, yang memasuki malam puncaknya hari ini.
Plt Kadishub Kota Banda Aceh, Bukhari Sufi, menjelaskan bahwa penempatan petugas tidak hanya terfokus di area PKA Ke-8, tetapi juga di daerah-daerah yang cenderung menjadi titik kemacetan di Kota Banda Aceh.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi arus kendaraan yang diprediksi akan meningkat signifikan, terutama karena malam ini dijadwalkan sebagai puncak acara PKA Ke-8.
“Kami menurunkan tim penuh malam ini untuk mengatur keamanan dalam berlalu lintas di arena PKA Ke-8,” kata Bukhari Sufi kepada Bithe.co pada Minggu (12/11/2023).
Dishub Kota Banda Aceh mengambil langkah proaktif untuk memastikan kelancaran lalu lintas seiring dengan meningkatnya jumlah pengunjung yang datang dari berbagai daerah di Aceh.
Dengan penempatan petugas secara strategis, diharapkan arus lalu lintas dapat berjalan dengan lancar, menciptakan pengalaman yang nyaman bagi masyarakat yang datang untuk menyaksikan PKA Ke-8.
Sebelumnya, pihak Dishub Banda Aceh telah merencanakan penjagaan intensif di titik-titik yang berpotensi menjadi pusat kepadatan kendaraan menuju lokasi PKA Ke-8 pada Minggu ini.
“Strategi penempatan petugas pada penutupan PKA sore hingga malam ini masih sama seperti kondisi malam minggu, yaitu petugas dikonsentrasikan pada titik-titik kepadatan kendaraan,” ungkap Kepala Bidang Pembinaan, Pengawasan Keselamatan Dishub Banda Aceh, Aqil Perdana Kusumah.
Adapun beberapa lokasi yang menjadi fokus penjagaan adalah jalan menuju lokasi PKA, Jembatan Lampriet, dan kawasan depan Masjid Oman. Aqil menyebutkan bahwa petugas akan diarahkan untuk membackup kepadatan di seputaran Jembatan Lampriet dan jalan depan Masjid Oman.
“Pada mulai pukul 17.00 WIB, petugas akan dikonsentrasikan pada beberapa titik untuk membackup petugas yang ada di seputaran jembatan Lampriet dan seputaran jalan depan Masjid Oman,” jelas Aqil.
Dalam imbauannya kepada masyarakat pengunjung PKA, Aqil menekankan beberapa hal penting. Pengguna kendaraan roda empat dan roda dua dihimbau agar tidak memarkirkan kendaraannya di atas jembatan, gerbang jalan utama menuju PKA, dan jalur emergensi jalan keluar masuk ambulance.
Selain itu, Aqil memberikan saran untuk menjaga barang berharga seperti kendaraan, handphone, dan dompet. Bagi pengunjung yang membawa keluarga atau anak kecil, diharapkan menjaga keamanan mereka agar tidak terlepas atau terpisah dari orang tua.
“Pengunjung laki-laki diharapkan dapat menahan diri untuk tidak merokok bila berada dalam kerumunan orang ramai. Patuhi semua aturan demi kelancaran, kenyamanan, keamanan, dan yang terpenting, demi keselamatan untuk kita semua,” pungkas Aqil.
Dengan langkah-langkah ini, Dishub Kota Banda Aceh bersama tim pengamanan lainnya berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengunjung Pekan Kebudayaan Aceh Ke-8.[Adv]




















