Wisata

Sulubayung: Motif Warisan yang Menghidupkan Kembali Jati Diri Aceh Barat

×

Sulubayung: Motif Warisan yang Menghidupkan Kembali Jati Diri Aceh Barat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Di balik popularitasnya yang meningkat, ada cerita tentang upaya pelestarian yang dilakukan oleh para seniman dan komunitas budaya. Mereka mengadakan pelatihan menenun, lomba desain, hingga pameran seni untuk memperkenalkan kembali Bungong Sulubayung kepada generasi muda. Tujuannya sederhana: menjaga agar motif ini tidak sekadar menjadi simbol pada kain, tetapi juga menjadi bagian yang hidup dalam identitas masyarakat Aceh Barat.

 

Pada akhirnya, Bungong Sulubayung adalah bukti bahwa warisan budaya bukan hanya sesuatu yang dilihat, tetapi juga sesuatu yang dirasakan. Ia menghadirkan keindahan visual sekaligus makna filosofis yang dalam. Dalam setiap pola, terdapat kisah tentang leluhur, kebijaksanaan, serta hubungan manusia dengan alam yang terus dijaga hingga hari ini. Melalui motif ini, Aceh Barat berbicara tentang dirinya—tentang keindahan, keteguhan, dan identitas yang tak lekang oleh waktu.(Adv)

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

Dalam berbagai festival kuliner Aceh, Timphan selalu menjadi salah satu sajian yang dipamerkan. Pemerhati budaya dan komunitas kuliner turut mendorong generasi muda untuk terus melestarikannya. Bagi mereka, menjaga Timphan berarti…

Wisata

Upaya pelestarian ini menjadi bukti bahwa bahasa Aceh masih memiliki ruang hidup yang luas di hati masyarakat. Sekolah-sekolah di Aceh juga mulai mengintegrasikan pelajaran bahasa daerah sebagai bagian dari kurikulum…

close