Pada akhirnya, Meugang bukan sekadar tradisi kuliner, tetapi warisan budaya yang menyimpan makna mendalam. Ia mengajarkan bahwa kebahagiaan tidak selalu berasal dari kemewahan, melainkan dari kehangatan keluarga, semangat berbagi, dan rasa syukur yang tulus. Melalui Meugang, masyarakat Aceh menunjukkan bahwa budaya adalah sesuatu yang harus dirawat, dijaga, dan dirayakan bersama. Dalam setiap suapan gulai Meugang, tersimpan cinta, sejarah, dan identitas yang membuat Aceh tetap kokoh dalam akar budayanya.(Adv)
Meugang—Hari Ketika Dapur-Dapur Aceh Menjadi Pusat Kebahagiaan
Redaksi_HN3 min baca

Pos Terkait
Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News













