Keindahan Meugang tidak hanya terletak pada aroma rempah atau pasar yang penuh sesak. Lebih dalam dari itu, Meugang menjadi cermin karakter masyarakat Aceh yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan, syukur, dan gotong-royong. Tradisi ini mampu menembus batas sosial; orang kaya dan orang miskin duduk satu meja, menikmati hidangan yang sama, dan merayakan momen yang sama. Di sanalah letak kekuatan Meugang—menyatukan perbedaan dalam satu rasa kebersamaan.














