Wisata

Menjelajahi Jejak Peradaban Aceh di Museum Aceh

×

Menjelajahi Jejak Peradaban Aceh di Museum Aceh

Sebarkan artikel ini

Di antara koleksi tersebut, sejumlah benda menjadi pusat perhatian pengunjung. Salah satu yang paling terkenal adalah Lonceng Cakra Donya, sebuah lonceng besar dari perunggu yang dipercaya merupakan hadiah dari Laksamana Cheng Ho dari Tiongkok kepada Sultan Aceh. Bentuknya yang unik, ukiran-ukiran sejarah yang menempel di permukaannya, serta legenda yang menyertainya menjadikan lonceng ini sebagai salah satu harta paling berharga museum.

Selain itu, ada pula manuskrip kuno bertulisan Arab dan Jawi yang merekam pemikiran ulama dan pemimpin Aceh ratusan tahun lalu. Koleksi senjata tradisional seperti rencong dan pedang turut menambah kesan gagah museum ini sebagai saksi sejarah perang melawan penjajah.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

Timphan selalu hadir ketika keluarga besar berkumpul. Saat hari raya tiba, para tetamu yang datang dari berbagai penjuru Aceh—bahkan dari luar daerah—akan selalu menanyakan apakah Timphan sudah tersedia. Makanan ini…

Wisata

Kehadiran para tetangga dan kerabat menjadi inti dari ritual ini. Meski terlihat sederhana, Seumapa memiliki makna sosial yang sangat dalam. Ia memperkuat jaringan persaudaraan, mempererat hubungan antarwarga, sekaligus membentuk rasa…

Wisata

Dalam ranah adat, bahasa Aceh menjadi medium utama penyampaian nilai dan norma. Setiap prosesi adat, mulai dari peusijuek, kenduri, hingga upacara pernikahan, selalu dihiasi doa, petuah, dan syair yang disampaikan…

close