Wisata

Menjelajahi Jejak Peradaban Aceh di Museum Aceh

×

Menjelajahi Jejak Peradaban Aceh di Museum Aceh

Sebarkan artikel ini

Habanusantara.net – Di tengah hiruk-pikuk Kota Banda Aceh, berdiri sebuah bangunan penuh wibawa yang tak hanya menyimpan benda-benda kuno, tetapi juga kisah panjang tentang peradaban, peperangan, kejayaan, hingga jatuh bangun Tanah Rencong dari masa ke masa. Bangunan itu dikenal sebagai Museum Aceh, sebuah pusat pengetahuan yang telah menjaga memori kolektif masyarakat Aceh selama lebih dari satu abad.

Terletak tak jauh dari Pendopo Gubernur Aceh, museum ini menjadi salah satu destinasi edukasi paling penting di provinsi tersebut. Banyak wisatawan, peneliti, pelajar, hingga warga lokal datang bukan sekadar untuk melihat benda-benda tua, tetapi untuk merasakan kembali denyut peradaban Aceh yang pernah menjadi pusat kekuatan di Selat Malaka.

Museum Aceh bukan sekadar museum biasa. Ia lahir dari perjalanan sejarah yang menarik. Awalnya, bangunan utama berupa Rumoh Aceh—rumah tradisional Aceh bentuk panggung—dibangun sebagai paviliun untuk De Koloniale Tentoonsteling atau Pameran Kolonial yang digelar di Semarang pada tahun 1914. Paviliun yang mewakili Aceh ini menjadi salah satu yang paling menonjol pada pameran tersebut dan bahkan meraih predikat stan terbaik.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

Bahasa Aceh bukan hanya sarana berbicara, tetapi jiwa kebudayaan yang terus hidup dalam denyut masyarakat Tanah Rencong. Di tengah arus modernisasi, bahasa ini tetap menjadi penanda jati diri yang menghubungkan…

close