Habanusantara– Di dataran tinggi Gayo, Aceh Tengah, di tepi Danau Laut Tawar yang tenang dan dingin, tersembunyi sebuah kisah pilu yang diabadikan dalam bentuk geologi. Kisah itu adalah tentang Putri Pukes, seorang putri raja yang tubuhnya dikutuk menjadi batu, menjadikannya salah satu legenda paling menyentuh dan ikonik bagi masyarakat Gayo.
Legenda ini tidak hanya diceritakan dari mulut ke mulut, tetapi kini dapat disaksikan langsung di sebuah gua yang telah menjadi objek wisata utama, di mana patung batu berbentuk manusia diyakini sebagai jelmaan sang putri.
Kisah Putri Pukes bermula dari kisah cinta yang gigih. Putri Pukes, seorang putri raja di Tanah Gayo, jatuh hati pada seorang pangeran dari kerajaan seberang. Awalnya, kedua orang tua sang putri menentang hubungan tersebut karena berat hati melepaskan putri kesayangan mereka. Namun, berkat ketulusan dan kegigihan Putri Pukes, restu akhirnya didapat. Pernikahan pun dilangsungkan.




















