Ia mengatakan, melalui festival tersebut, Disbudpar Aceh ingin memberikan pengalaman lebih luas kepada masyarakat dan wisatawan tentang kuliner Aceh sebagai warisan budaya yang hidup.
“Melalui festival ini, kita ingin memastikan kuliner Aceh tidak hanya dikenal karena kelezatannya, tetapi juga karena kisah atau cerita yang menginspirasi dan memperkaya pengalaman budaya bagi setiap pengunjung,” jelasnya.
Tahun ini, ASFF 2025 tampil lebih meriah dengan kolaborasi bersama Kementerian Kebudayaan melalui program GAYA IN (Gerakan Kebudayaan Indonesia). Integrasi program nasional ini diharapkan semakin memperkuat promosi narasi budaya yang melekat pada setiap hidangan Aceh.




















