Kepala Bidang Sejarah dan Nilai Budaya Disbudpar Aceh, Evi Mayasari, A.K.S., M.Si., mengatakan bahwa Aceh memiliki kekayaan kuliner jalanan yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menyimpan nilai budaya yang mendalam.
“Aceh, dengan kedalaman sejarah dan tradisinya, punya ragam kuliner jalanan yang sarat makna. Setiap sate, kopi, mie, atau kudapan punya cerita tentang warisan keluarga, perjuangan, hingga perjalanan panjang sebuah rasa. Inilah inti dari tema ‘Story Behind the Taste’,” ujarnya.




















