Wisata

Benteng Indra Patra, Jejak Kejayaan Militer Aceh di Pesisir Ladong

×

Benteng Indra Patra, Jejak Kejayaan Militer Aceh di Pesisir Ladong

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok Haba Nusantara

Sejarawan mencatat, pada masa Sultan Alauddin Al-Kahhar, Aceh menjalin hubungan diplomatik dan militer dengan Kekaisaran Turki Utsmani. Delapan insinyur militer dari Istanbul dikirim langsung untuk membantu Aceh memperkuat pertahanan dan merancang meriam perunggu untuk menghadang armada Portugis.

“Bayangkan, ratusan tahun lalu insinyur Turki datang ke sini, membangun kubah ini, merancang sistem pertahanan, dan membuat meriam. Itu menunjukkan betapa luasnya jangkauan Aceh pada masa itu,” ucap Novi dengan nada kagum.

Tidak hanya arsitektur dan desain militer, pengunjung juga bisa menemukan jejak kecanggihan teknologi air yang dipadukan dalam struktur benteng. Di beberapa sisi kompleks, terdapat kanal yang diyakini memanfaatkan pasang surut laut sehingga perahu kecil dapat masuk hingga area inti pertahanan.

“Saya membayangkan Sultan menginspeksi bentengnya dengan naik perahu. Sistem kanal ini sangat modern pada masanya. Itu bukti kecerdasan para insinyur peradaban Aceh,” ungkap Novi.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

Timphan selalu hadir ketika keluarga besar berkumpul. Saat hari raya tiba, para tetamu yang datang dari berbagai penjuru Aceh—bahkan dari luar daerah—akan selalu menanyakan apakah Timphan sudah tersedia. Makanan ini…

Wisata

Kehadiran para tetangga dan kerabat menjadi inti dari ritual ini. Meski terlihat sederhana, Seumapa memiliki makna sosial yang sangat dalam. Ia memperkuat jaringan persaudaraan, mempererat hubungan antarwarga, sekaligus membentuk rasa…

Wisata

Dalam ranah adat, bahasa Aceh menjadi medium utama penyampaian nilai dan norma. Setiap prosesi adat, mulai dari peusijuek, kenduri, hingga upacara pernikahan, selalu dihiasi doa, petuah, dan syair yang disampaikan…

close