habanusantara – Terlibat di dunia pendidikan dimulai dari mengajar di sekolah swasta, menjadi pengalaman baru tidak terencana, lanjut ke Pustaka Impian dan akhirnya mendaftar jadi Pengajar Muda dan sekarang bertugas di Bualemo.
Dia adalah Rian Maulana, pria berparas ke-acehan ini, sedang bertugas di Bualemo, Gorontalo sebagai Pengajar Muda Indonesia Mengajar angkatan ke-24. Anak dari pasangan Syafruddin dan Nurhayati, merupakan lulusan Politeknik Negeri Lhokseumawe, pada 2018 silam.
Rian (panggilan akrabnya) mengaku kepada media ini mulai tertarik di dunia pendidikan ketika selesai kuliah berangkat ke Pare, Kediri, Jawa Timur, untuk belajar bahasa Inggris dan mengikuti agenda Voluntering Mengajar.
“Saya mengunjungi beberapa desa terpencil di Aceh, rasanya belum dapat menyimpulkan bagaimana keadaan pendidikan di provinsi paling ujung Pulau Sumatera ini secara keseluruhan,” kata Rian.
Tetapi menurutnya, berdasarkan pengalaman sepintas tersebut, saya mengetahui bahwa masih terdapat beberapa PR (pekerjaan rumah-red) terkait dunia pendidikan yang ada di tanah kelahiran pria berkulit hitam manis ini. “Salah satunya adalah kurangnya jumlah tenaga pendidik dan masalah kehadiran guru dalam mengajar di sekolah yang masih minim,”ungkapnya.





