HeadlinePolitik

Mualem: Prabowo Subianto, Sosok Penuh Sabar dan Teguh dalam Debat Terakhir

×

Mualem: Prabowo Subianto, Sosok Penuh Sabar dan Teguh dalam Debat Terakhir

Sebarkan artikel ini
Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto bersama Mualem Ketua TKN Aceh
Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto bersama Mualem Ketua TKN Aceh

Habanusantara.net- Muzakir Manaf, atau yang lebih dikenal dengan Mualem, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Aceh, mengungkapkan kebanggaannya atas penampilan Prabowo Subianto dalam debat kelima yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) malam sebelumnya di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

Mualem tidak hanya memuji kemampuan Prabowo dalam menguasai materi dengan baik, tetapi juga menyoroti sikapnya yang sabar, hormat, dan santun kepada semua pihak, tanpa terpancing untuk melakukan serangan pribadi terhadap lawan debat.

“Prabowo selalu tampil apa adanya, menjelaskan sesuai dengan pengetahuan dan keyakinannya. Konsisten, teguh, dan tegas dalam melaksanakan program-program unggulan yang direncanakan,” ujar Mualem kepada wartawan di Jakarta.

Mualem menambahkan bahwa keberhasilan Prabowo dalam debat terakhir terlihat saat memberikan pernyataan penutup. Dengan kerendahan hati, Prabowo mengucapkan permohonan maaf kepada semua pihak, termasuk pesaingnya, dengan keyakinan bahwa kontestasi tersebut adalah bukti kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Mualem, permohonan maaf Prabowo tersebut disampaikan secara tulus, mencerminkan sikap kepemimpinan yang inklusif dan bertanggung jawab.

“Dengan penampilan yang sangat baik seperti itu, saya yakin masyarakat Aceh yang belum menentukan pilihan akan semakin mengerucut mendukung Prabowo,” kata Mualem.

Pentingnya strategi politik Prabowo di Aceh juga ditandai dengan pengangkatannya sebagai fokus perhatian, menunjukkan signifikansi daerah tersebut dalam pemilihan presiden.

Mualem menarik perhatian dengan mengungkapkan harapannya bahwa kemenangan Prabowo di Aceh akan membuka jalan bagi pemenuhan kesepakatan Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki yang belum terealisasi oleh pemerintah pusat.

Lebih lanjut, Mualem menegaskan bahwa Prabowo secara konsisten menyuarakan cintanya kepada masyarakat Aceh, terlibat dalam isu-isu lokal seperti ke-Aceh-an, Rohingya, kemiskinan, dan hubungan Aceh dengan pusat.

“Pembicaraan tentang MoU ini mencerminkan bahwa kemenangan Prabowo di Aceh dianggap sebagai peluang untuk menyelesaikan masalah sejarah dan politik yang relevan di daerah tersebut,” ungkap Mualem.

Terfokus pada dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk Aceh, Mualem menegaskan bahwa Otsus akan terus didukung jika Prabowo terpilih sebagai presiden.

“Ini mencerminkan komitmen untuk memberikan dukungan finansial yang khusus dan berkelanjutan untuk pembangunan dan kepentingan Aceh,” jelasnya.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close
error: