Rayuan menilai, melaksanakan Kejurda bukanlah pekerjaan mudah. Dibutuhkan kesiapan organisasi, kesiapan atlet, soliditas pengurus kabupaten/kota, serta dukungan berbagai pihak agar kejuaraan dapat berjalan dengan baik. Hal itu telah dibuktikan oleh Pengprov Pickleball Aceh.
Pada kesempatan tersebut, Rayuan Sukma juga mengapresiasi keseriusan Pengprov Pickleball Aceh dalam mengembangkan organisasi dan pembinaan prestasi.
“Insting saya, cabor Pickleball akan maju. Karena sudah memiliki lapangan yang didukung dan banyak pegiat olahraga Pickleball di Aceh,” ujarnya.





