Bagi warga seperti Haris, waduk ini bukan hanya tempat rekreasi—melainkan ruang untuk terhubung kembali dengan diri sendiri, dengan lingkungan, serta dengan masyarakat sekitar. Tempat di mana waktu terasa berjalan lebih pelan, dan senja selalu datang membawa pesan: selalu ada ruang untuk berhenti sejenak dan menikmati hidup.
Waduk Kota Lhokseumawe adalah saksi sunyi bahwa di balik perkembangan kota, selalu ada tempat untuk kembali kepada ketenangan. Sebuah permata yang paling bercahaya ketika matahari mulai tenggelam.




















