Setiap tahun, khususnya pada 11 Februari, kawasan ini menjadi pusat perhatian masyarakat Aceh Barat dan pejuang sejarah Aceh. Pada tanggal tersebut, masyarakat memperingati Haul Teuku Umar sebagai bentuk penghormatan atas jasa pahlawan nasional yang sangat berjasa dalam mempertahankan marwah Aceh dan Indonesia.
Pada momentum itu, tugu ini tidak hanya terlihat megah, tetapi juga hidup—diwarnai doa, hikayat sejarah, dan zikir sebagai bentuk penghormatan kepada sosok pejuang yang memilih syahid daripada tunduk.




















