Setiap pengunjung yang berhenti dan membaca kalimat tersebut seakan diajak berkontemplasi: betapa kemerdekaan bangsa ini bukan sekadar hadiah, melainkan hasil dari keberanian orang-orang yang rela menghadapi maut dengan kepala tegak.
Kini, kawasan sekitar Tugu Kupiah Meukeutop telah berkembang menjadi destinasi wisata sejarah sekaligus ruang publik yang nyaman. Pemerintah Aceh Barat dalam beberapa tahun terakhir terus memperbaiki infrastruktur pendukung agar lebih ramah bagi wisatawan.
Salah satu pembaruan yang paling menonjol adalah pembangunan jalur pedestrian sepanjang 330 meter yang dibangun menghadap ke pantai. Jalur ini menghubungkan monumen dengan Jembatan Titik Mirik, sehingga menciptakan koridor wisata yang nyaman untuk berjalan kaki, berfoto, atau sekadar menikmati senja yang jatuh ke permukaan laut.




















