Bagi Elza, ritual itu menjadi simbol pelepasan beban. Ia mengerti, berkah yang dicari adalah ketenangan jiwa, bukan sekadar kesembuhan fisik.
Sosok Syiah Kuala sendiri bukanlah ulama biasa. Teungku Syekh Abdurrauf As-Singkili dikenal sebagai cendekiawan Ahlussunnah wal Jamaah yang pengaruhnya menyebar ke seluruh Nusantara.
“Syiah Kuala bukan ulama biasa. Banyak murid beliau yang kemudian menjadi ulama besar di berbagai daerah, seperti Syekh Burhanuddin di Sumatera Barat dan Syekh Yusuf Al-Makassari dari Makassar,” kata Abdul Wahib, pengurus makam, kepada Elza, menekankan warisan intelektual yang diwariskan ulama tersebut.





















