Wisata

Jejak Spiritual di Makam Syiah Kuala Banda Aceh

×

Jejak Spiritual di Makam Syiah Kuala Banda Aceh

Sebarkan artikel ini

​Keutuhan Makam Syiah Kuala setelah Tsunami 2004 memang menjadi legenda yang memperkuat statusnya sebagai destinasi wisata religi unggulan. Di saat gelombang raksasa menyapu habis segala yang dilewatinya, makam ulama yang hidup pada abad ke-17 ini tetap tegak, seolah menjadi penanda keberkahan abadi. Fenomena inilah yang menarik peziarah dari berbagai penjuru dunia, dari Malaysia hingga Turki, untuk datang dan menyaksikan sendiri.

​Di dalam kompleks makam, Elza menemukan Mahdalena, penjaga kolam yang bertugas membasuh wajah para peziarah. Mahdalena menceritakan tradisi yang sudah diwariskan turun-temurun ini, yang berpusat pada air dari sumur di dalam kompleks makam.

​Elza memutuskan untuk menjalani ritual tersebut. Saat air dingin menyentuh wajahnya, ia merasakan sensasi segar yang lebih dari sekadar fisik.

​“Sebenarnya bukan pada airnya kita berpaham, tapi pada keyakinan. Karena di sekitar makam wali Allah ini, orang percaya ada berkah. Banyak yang datang karena hajat, ingin sembuh, ingin terkabul keinginan, atau sekadar menenangkan hati,” ujar Mahdalena.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

Proses pembuatan Timphan bukan sekadar rutinitas memasak. Ia lebih mirip ritual keluarga. Para perempuan, terutama ibu dan nenek, berkumpul sejak pagi untuk menyiapkan bahan-bahan segar. Tepung ketan dicampur dengan pisang…

Wisata

  Bahasa Aceh juga menyimpan kekayaan struktur dan ragam dialek yang menunjukkan luasnya wilayah persebaran masyarakat Aceh. Dialek Aceh Utara dengan pelafalan yang tegas, dialek Aceh Barat yang lembut, serta…

close