Hukrim

Tim Tabur Kejati Aceh Tangkap Buronan Korupsi Dana Desa

×

Tim Tabur Kejati Aceh Tangkap Buronan Korupsi Dana Desa

Sebarkan artikel ini
Tim Tabur Kejati Aceh Tangkap Buronan Korupsi Dana Desa. Foto: Dok. Kejati Aceh

Hananusantara.net – Tim gabungan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat berhasil menangkap buronan kasus korupsi di Aceh Timur menjadi. DPO asal Kejari Aceh Timur itu berhasil diciduk pada Selasa malam, 4 Juni 2024, sekitar pukul 23.50 WIB.

Kajati Aceh, Joko Purwanto, melalui Plt Kasipenkum Kejati Aceh Ali Rasab Lubis, mengonfirmasi penangkapan tersebut. Terdakwa yang berhasil ditangkap adalah Sofyan Bin M. Amin (60 tahun), yang menjadi buronan atas dugaan tindak pidana korupsi terkait penggunaan Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) Desa Tanoh Anou.

Menurut Ali Rasab, Sofyan, yang sebelumnya menjabat sebagai Keuchik di Desa Tanoh Anou, diduga terlibat dalam kasus korupsi yang mengakibatkan kerugian keuangan negara dan melanggar Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Penangkapan Sofyan dilakukan setelah beberapa kali panggilan tidak diindahkannya, bahkan melarikan diri ke luar kota. Penangkapan ini merupakan hasil dari surat permohonan pencarian orang dan penangkapan yang dikeluarkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Timur, yang kemudian ditindaklanjuti oleh surat perintah dari Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh.

Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Aceh yang dipimpin Asisten Intelijen Mukhzan, berhasil mengamankan Sofyan di Desa Gaseu, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat. Sofyan kemudian dibawa untuk pemeriksaan awal di Kejaksaan Negeri Aceh Barat sebelum akhirnya dibawa ke Kejaksaan Negeri Aceh Timur.

Mukhzan menegaskan bahwa tim terus bekerja tanpa lelah dalam melakukan pencarian dan penangkapan terhadap buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Keberhasilan ini adalah bagian dari komitmen Kejati Aceh dalam menegakkan keadilan dan memastikan bahwa pelaku tindak pidana korupsi mendapatkan hukuman yang setimpal serta mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum yang berlaku.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close
error: