ADVERTORIALWisata

Waduk Keliling Indrapuri Dipilih sebagai Venue Cabor Dayung untuk PON 2024, Mendorong Pariwisata Aceh

×

Waduk Keliling Indrapuri Dipilih sebagai Venue Cabor Dayung untuk PON 2024, Mendorong Pariwisata Aceh

Sebarkan artikel ini
pemandangan Waduk Keliling Indrapuri(foto:Ist)

Habanusantara.net | Waduk Keliling Indrapuri, Kecamatan Cot Glei,Aceh Besar Salah satu tempat wisata yang menarik dikunjungi dan sangar digemari  Masyarakat Aceh  bahkan wisatawan yang berasal dari luar Aceh.

Lokasi waduk keliling indrapuri yang dikelilingi pergunungan dan perbukitan ini  menyajikan permandangan indah dan tak bosan-bosan  dipandang mata. Selain itu hamparan air yang tampak seperti danau asri yang sangat mempesona.

Dalam beberapa bulan kedepan ,tepatnya pada awal bulan September 2024 Provinsi Aceh dan Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, yaitu salah satu ajang olahraga terbesar di Indonesia, dan akan menjadi sorotan utama dengan pemilihan Waduk Keliling Indrapuri sebagai venue cabang olahraga dayung. Keputusan ini memberikan dorongan besar bagi sektor pariwisata Aceh, mengingat potensi wisata dan olahraga yang dimiliki oleh daerah ini.

Waduk Keliling Indrapuri, yang terletak di Kecamatan Cot Glei, Aceh Besar, terpilih menjadi tempat perlombaan dayung setelah melalui serangkaian proses seleksi yang ketat. Keputusan ini dibuat berdasarkan pertimbangan lokasi yang strategis, fasilitas yang memadai, serta potensi untuk mendukung keberhasilan penyelenggaraan PON.

Dengan lokasi hanya 30 menit dari pusat kota Banda Aceh, Waduk Keliling Indrapuri menawarkan akses yang mudah bagi atlet, official, dan penonton yang akan menghadiri ajang olahraga tersebut. Selain itu, fasilitas transportasi yang baik, seperti jalan negara dan Jalan Tol Sibanceh, membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk menjadi venue PON 2024.

Waduk Keliling Indrapuri memiliki luas mencapai 330 hektar dengan kedalaman mencapai 30 meter. Dibangun pada tahun 2008, waduk ini telah menjadi salah satu destinasi wisata populer di Aceh Besar. Debit udara yang mencapai 18 ribu kubik per meter kubik dan pengawasan yang ketat oleh Balai Waduk dan Sungai (BWS) PUPR Aceh menjamin keamanan dan kenyamanan selama acara berlangsung.

Tidak hanya menjadi tempat perlombaan olahraga, Waduk Keliling Indrapuri juga merupakan objek wisata yang menarik bagi pengunjung. Dengan akses yang mudah dari jalan negara dan infrastruktur yang memadai, waduk ini cocok untuk berbagai aktivitas rekreasi air, seperti perahu dayung, perahu motor, dan memancing.

Keputusan ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi Aceh sebagai tuan rumah PON 2024, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan pariwisata daerah ini. Diharapkan, kehadiran ribuan atlet, official, dan penonton dari seluruh Indonesia akan memberikan dorongan baru bagi industri pariwisata Aceh.

Selain itu, keputusan ini juga menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan olahraga dan pariwisata sebagai salah satu pilar ekonomi daerah. Dengan memanfaatkan potensi alam yang dimiliki, seperti Waduk Keliling Indrapuri, Aceh dapat terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.

Penunjukan waduk keliling indrapuri sebagai Venue Cabang Olahraga dayung mendapat sambutan hangat dan Apreisiasi dari Ketua PengProv PODSI Aceh, Sulaiman Badai.

Sulaiman mengatakan, bahwa lokasi tempat pertandingan cabor dayung PON dipilih di waduk keliling, kecamatan kota Cot Gle, Indrapuri Aceh Besar setelah berkoordinasi dengan ketua PB PODSI pusat, Basuki Hadimuljono yang juga Mentri PUPR.

“Ketua PODSI pusat setuju lokasi waduk keuliling Indrapuri dijadikan venue PON cabang olahraga dayung,” jelas Sulaiman Badai didampingi Sekretaris PODSI Aceh, Sofi,beberapa waktu lalu saat meninjau langsung lokasin calon Venue Olahraga dayung ini

Lebih lanjut Sulaiman menjelaskan bahwa saat ini lokasi waduk keuliling sedang ditata kembali seperti perluasan area tanding juga fasilitas lain terkait kelengkapan bertanding, bahkan pihaknya telah koordinasi dengan KONI Aceh soal kesiapan atlet dayung,” kata Sulaiman.

Sulaiman juga menyebutkan, dalam waktu dekat akan ada pengerukan beberapa bagian di tengah waduk keliling lantaran untuk perlombaan butuh lokasi panjang, sehingga dua gundukan bukit dalam waduk akan dibypass. Ia mengaku venue dayung paling cepat terealisasi.

“Arena olahraga dayung akan terus menggunakan lokasi waduk keuliling ini sekaligus dijadikan arena wisata air,” katanya.

“Dukungan penambahan fasilitas di area waduk keliling dilakukan oleh PUPR dan Perkim, bahkan untuk perluasan area tanding sudah tayang tender dengan besaran anggaran Rp15 miliar, tentunya akan terus dibenahi menuju PON Aceh- Sumut pada September 2024 mendatang,” kata Sulaiman Badai

Demikianlah, pemilihan Waduk Keliling Indrapuri sebagai venue cabang dayung untuk PON 2024 bukan hanya sekadar keputusan teknis, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam mengangkat potensi pariwisata daerah ini ke tingkat yang lebih tinggi.[Adv]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

Bahasa Aceh bukan hanya sarana berbicara, tetapi jiwa kebudayaan yang terus hidup dalam denyut masyarakat Tanah Rencong. Di tengah arus modernisasi, bahasa ini tetap menjadi penanda jati diri yang menghubungkan…

close