HeadlineInternasional

Delegasi Qatar Kunjungi Israel Bahas Perpanjangan Gencatan Senjata

×

Delegasi Qatar Kunjungi Israel Bahas Perpanjangan Gencatan Senjata

Sebarkan artikel ini
Warga Palestina berkerumun menyambut tahanan yang dibebaskan Israel. Foto/Reuters
Warga Palestina berkerumun menyambut tahanan yang dibebaskan Israel. Foto/Reuters

Habanusantara.net, Delegasi Qatar tiba di Israel pada hari Sabtu untuk membahas kemungkinan perpanjangan gencatan senjata empat hari antara Hamas dan Israel. Gencatan senjata yang dimulai pada hari Jumat dikonfirmasi oleh seorang pejabat yang memiliki pengetahuan mendalam tentang kunjungan tersebut.


Menurut sumber yang dikutip dari Al Arabiya pada hari Minggu (26/11/2023), tim operasi Qatar tengah berkoordinasi dengan pejabat Israel untuk memastikan kelancaran gencatan senjata dan pembebasan sandera.

Qatar juga berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait untuk memperjuangkan kelanjutan kesepakatan tersebut.

Mesir, sebagai mediator utama dalam perundingan tersebut, menyatakan telah menerima sinyal positif dari semua pihak terkait kemungkinan perpanjangan gencatan senjata di Jalur Gaza selama satu atau dua hari ke depan.

Kepala Layanan Informasi Negara Mesir, Diaa Rashwan, mengungkapkan dalam pernyataannya bahwa negaranya sedang terlibat dalam pembicaraan intensif dengan semua pihak untuk mencapai kesepakatan mengenai perpanjangan gencatan senjata empat hari.

Kesepakatan ini mencakup pembebasan lebih banyak tahanan di Gaza dan tahanan Palestina di penjara-penjara Israel.

Pada hari kedua gencatan senjata, kelompok perlawanan Islam Hamas telah menyerahkan 13 sandera Israel dan empat warga asing kepada Komite Palang Merah Internasional pada Sabtu malam.

Sebelumnya pada hari pertama, Hamas telah membebaskan 24 sandera, termasuk perempuan dan anak-anak Israel, serta pekerja pertanian Thailand.

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, otoritas penjara Israel mengumumkan pembebasan 39 tahanan Palestina.

Pembebasan ini dilakukan sebagai langkah dalam kesepakatan tahap kedua untuk membebaskan sandera. Sebelumnya, Israel telah membebaskan 24 wanita Palestina dan 15 remaja.

Dalam kerangka gencatan senjata Israel-Hamas selama empat hari, direncanakan pembebasan 50 sandera perempuan dan anak-anak dalam waktu empat hari.

Ini sebagai imbalan atas pembebasan 150 perempuan dan anak-anak Palestina di antara ribuan tahanan di penjara-penjara Israel.

Israel telah menyatakan kesiapannya untuk memperpanjang gencatan senjata jika pembebasan lebih banyak sandera dapat tercapai, dengan target 10 sandera per hari.[Is]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close