Habanusantara.net, Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya, meluncurkan Program I’M Jagong yang bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan di Provinsi Aceh. Program ini diawali dengan pelaksanaan Tanam Perdana Jagung secara serentak di seluruh wilayah Aceh.
Peluncuran Program I’M Jagong dihadiri oleh Pangdam IM, beserta Forkopimda Aceh dan Ketua Persit KCK Daerah IM, Ny. Iin Novi Helmy Prasetya. Langkah strategis ini dianggap penting untuk mencapai kemandirian pangan di Provinsi Aceh. Selain meningkatkan produksi pangan, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, mengatasi stunting, serta mendukung program lumbung pangan nasional dan pembangunan mandiri di sektor pertanian dan industri.
Program I’M Jagong melibatkan beberapa tahapan yang meliputi perencanaan, persiapan teknis, riset dan pengumpulan data mengenai kondisi tanah, serta rembuk pembiayaan. Kodam Iskandar Muda juga melakukan sosialisasi internal kepada seluruh anggota untuk mendukung program ini.
Mitra strategis seperti petani, distributor pupuk dan benih, asuransi, dan agro input juga dilibatkan dalam program ini. Kerjasama dengan Pemerintah Daerah dan Dinas juga menjadi langkah terpenting Kodam IM dalam mendukung kelancaran program I’M Jagong.
Pelaksanaan tanam perdana Program I’M Jagong dilakukan secara serentak di tiga wilayah Kabupaten di Provinsi Aceh. Di wilayah Timur, penanaman jagung dilakukan di Desa Ulegedung, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.
Wilayah Barat menjadi lokasi penanaman di Desa Meunasah Gantung, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat. Sementara itu, wilayah Tengah dipusatkan di Desa Bueng Simek, Kecamatan Kuta Cot Gle, Kabupaten Aceh Besar.
Setelah penanaman, petani akan mendapatkan pendampingan, pelatihan, dan pengawasan agar hasil panen dapat dioptimalkan. Tahap terakhir adalah panen dan penanganan pascapanen dengan memastikan adanya off-taker yang dapat menyerap hasil produksi jagung dengan baik di pasar.
Pangdam IM, Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya, menyampaikan keyakinannya bahwa Program I’M Jagong akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian dan ketahanan pangan di Aceh.
Dengan menjangkau total 3000 hektar lahan yang terbagi di tiga wilayah, program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi jagung secara substansial.
Pada wilayah Aceh bagian Timur, Korem 011/LW akan menanami 1000 hektar lahan dengan jagung. Langkah ini akan memberikan kesempatan bagi petani di wilayah tersebut untuk meningkatkan hasil panen dan mengoptimalkan potensi pertanian lokal.
Sementara itu, wilayah Aceh bagian Barat yang diawasi oleh Korem 012/TU juga akan mengalokasikan 1000 hektar lahan untuk penanaman jagung. Hal ini akan mendorong pertumbuhan sektor pertanian di wilayah tersebut dan mengurangi ketergantungan terhadap impor jagung.
Wilayah Aceh bagian Tengah yang merupakan tanggung jawab Kodim 0101/KBA juga tidak ketinggalan dalam program ini. Dengan mencakup 1000 hektar lahan, program I’M Jagong diharapkan dapat memberikan peluang dan pendapatan tambahan bagi petani setempat.
Selain itu, peningkatan produksi jagung akan membantu mencapai kemandirian pangan di wilayah tersebut dan berkontribusi pada pembangunan mandiri di sektor pertanian dan industri.
Pangdam IM juga mengungkapkan bahwa program ini tidak hanya fokus pada peningkatan produksi jagung, tetapi juga melibatkan pendampingan, pelatihan, dan pengawasan. Hal ini bertujuan agar petani dapat mengoptimalkan hasil panen dan menghadapi tantangan yang mungkin muncul selama proses pertanian. Pendekatan ini akan memastikan keberhasilan program I’M Jagong dalam meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani di Aceh.
Selain itu, dalam pelaksanaan Tanam Perdana Program I’M Jagong ini, Pangdam IM beserta Forkopimda Aceh juga meninjau sumber air pengeboran di lokasi penanaman dan menyaksikan proses penyemprotan pupuk menggunakan drone. Pendekatan inovatif seperti ini menunjukkan komitmen yang kuat untuk menerapkan teknologi dalam sektor pertanian dan meningkatkan efisiensi dalam usaha tani.
Dengan peluncuran Program I’M Jagong dan penanaman perdana jagung yang dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Aceh, diharapkan bahwa Provinsi Aceh dapat menjadi lumbung pangan yang mandiri dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. Keberhasilan program ini tidak hanya akan meningkatkan produksi jagung, tetapi juga akan membuka peluang ekonomi baru, mengatasi masalah stunting, dan meningkatkan kesejahteraan petani di Aceh.[Is]

![Pangdam IM bersama Kapolda Aceh dan sejumlah pejabat lainnya saat melakukan penanaman perdana program I'm Jagong, selasa (23/5/2023) [Foto/HO habanusantara]](https://habanusantara.net/wp-content/uploads/2023/05/4d2314a1-886e-4f41-b5c4-ef931c1006c3.jpg)


















