Habanusantara.net – Gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,6 mengguncang Kabupaten Aceh Tengah pada Selasa (30/12/2025) malam. Hingga beberapa jam setelah kejadian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat masih terjadi gempa susulan dengan kekuatan bervariasi.
Kepala Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin, mengatakan gempa utama terjadi pada pukul 20.43 WIB. Berdasarkan hasil analisis terbaru BMKG, episenter gempa berada di darat, sekitar 7 kilometer barat Kabupaten Bener Meriah, dengan kedalaman 10 kilometer.
“Gempa ini merupakan gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut,” kata Andi Azhar.
Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di Aceh Tengah dan Bener Meriah dengan intensitas IV MMI, yakni dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah dan menyebabkan jendela serta pintu berderik. Sementara di wilayah Bireuen, Pidie, Pidie Jaya, dan Aceh Timur, getaran dirasakan dengan intensitas III hingga II MMI.
BMKG mencatat gempa M4,6 tersebut merupakan bagian dari rangkaian aktivitas seismik yang terjadi sejak sehari sebelumnya. Pada 29 Desember 2025, gempa bermagnitudo 2,5 terjadi pada pukul 06.09 WIB.
Selanjutnya, hari ini gempa susulan kembali tercatat dengan magnitudo 2,5 (20.29 WIB), 2,9 (20.54 WIB), 3,9 (21.01 WIB), 2,7 (21.16 WIB), dan 2,4 (21.25 WIB).
Meski dirasakan di sejumlah daerah, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat rangkaian gempa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.[Fira]




















