Habanusantara.net – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Anggota DPRK Banda Aceh dari Fraksi Partai Demokrat, Royes Ruslan, SH, menggelar silaturahmi sekaligus Reses I Masa Persidangan II Tahun Anggaran 2026 bersama masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) I Baiturrahman dan Luengbata, Jumat (13/2/2026).
Turut dihadiri Ketua DPC Partai Demokrat Kota Banda Aceh, Isnaini Husda, serta masyarakat dari dua kecamatan tersebut.
Dalam penyampaiannya, Royes mengungkapkan bahwa pada reses kali ini belum ada usulan baru yang disampaikan masyarakat kepadanya.
“Dalam reses hari ini belum ada usulan apa pun. Jika nanti ada, masyarakat bisa menyampaikan secara langsung atau melalui pesan pribadi kepada saya,” ujar Royes di hadapan konstituennya.
Ia menjelaskan, sejumlah aspirasi sebenarnya telah disampaikan masyarakat pada reses sebelumnya. Keluhan yang paling banyak diterima berkaitan dengan penerangan lampu jalan dan kondisi jalan berlubang di sejumlah titik di Kota Banda Aceh.
Menurut Royes, sebagian besar ruas jalan di Kota Banda Aceh merupakan kewenangan pemerintah provinsi maupun nasional. Beberapa titik jalan berlubang yang kerap menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh, kata dia, berada di bawah kewenangan provinsi.
“Namun demikian, kami tetap mencoba membangun komunikasi dengan Dinas PUPR Kota Banda Aceh untuk meminta penanganan darurat. Meski itu kewenangan provinsi, penanganan sementara bisa dilakukan dan nantinya dapat dirembes atau dikoordinasikan kembali antara pemerintah kota dan provinsi,” jelasnya.
Dalam forum tersebut, Royes juga sempat membuka sesi tanya jawab. Namun, menurutnya, masyarakat lebih memilih mendengarkan paparan yang ia sampaikan terkait tugas dan fungsi anggota DPRK.
“Masyarakat hari ini lebih ingin mendengar penjelasan kami tentang tugas dan fungsi sebagai anggota DPRK serta kiprah yang telah kami lakukan. Kami juga menyampaikan sedikit tentang Fraksi Partai Demokrat dan dinamika internal partai yang sebentar lagi akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda), di mana ada sejumlah nama calon ketua baik dari internal maupun eksternal. Semua itu bagian dari dinamika,” katanya.
Royes turut menyampaikan harapannya agar seluruh kader tetap solid bersama Partai Demokrat. Ia menegaskan bahwa kondisi partai saat ini dalam keadaan kompak dan siap menghadapi dinamika organisasi.
“Kita ini sami’na wa atha’na. Di Demokrat namanya musyawarah dan mufakat. Ketika keputusan masih lonjong, setelah diputuskan menjadi bulat, maka itu sama-sama kita kawal, laksanakan, dan pertanggungjawabkan bersama,” tegasnya.
Melalui reses tersebut, Royes berharap komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat tetap terjalin erat, sehingga setiap persoalan yang berkembang di tengah warga dapat segera dikoordinasikan dan diperjuangkan sesuai kewenangan yang ada.[***]





