“Kombinasi antara benteng di atas tebing dan laut biru itu bikin tempat ini unik. Kita bisa mendapatkan tiga latar berbeda dalam satu kompleks,” jelas Nadia.
Bagi wisatawan, Tugu Anoi Itam adalah pengalaman time travel yang tak merepotkan. Hanya dengan membayar retribusi masuk yang sangat terjangkau, pengunjung sudah bisa menjelajahi keindahan dan sejarah peninggalan Perang Dunia II. Meskipun Anda harus menaiki beberapa anak tangga sempit, usaha tersebut akan terbayar lunas setibanya di puncak.




















