ADVERTORIALDPRKParlemenPemilu

Komisi I DPRK Tetapkan 5 Anggota KIP Kota Banda Aceh

×

Komisi I DPRK Tetapkan 5 Anggota KIP Kota Banda Aceh

Sebarkan artikel ini

Habanusantara.net – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh telah menetapkan lima orang anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) untuk periode 2023-2028.

Penetapan tersebut dilakukan setelah selesainya Fit and Proper Test dalam rapat pleno yang digelar pada Rabu, 14 Juni 2023.

Rapat pleno yang dipimpin oleh Ketua Komisi I, Ramza Harli, dihadiri oleh semua anggota komisi, termasuk Tati Meutia, Aulia Afrizal, Royes Ruslan, Daniel Abdul Wahab, Ilmiza S. Djamal, dan Iskandar Mahmud.

Setelah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan (Fit and Proper Test) yang berlangsung selama 8 jam, kelima anggota KIP terpilih berhasil ditetapkan.

Berikut adalah lima anggota KIP yang terpilih berdasarkan keputusan rapat pleno tersebut: Yusri Razali, Hasbullah, Saiful Haris, Rahmad Hidayat, dan Muhammad Zar. Selain itu, terdapat juga lima orang cadangan, yaitu Nurrahmi, Khalid Al Makmun, Yusrizal, Ratna Juwita, dan Sandra Parulian.

Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh, Ramza Harli, menjelaskan bahwa di antara lima anggota KIP terpilih tersebut terdapat dua orang petahana, yaitu Hasbullah dan Yusri Razali.

Proses penetapan ini juga akan diikuti dengan pembuatan Keputusan DPRK yang akan disampaikan dalam sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh.

Setelah itu, nama-nama tersebut akan diusulkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) KPU RI.

Selanjutnya, KPU RI akan menyampaikan nama-nama tersebut kepada Penjabat Walikota untuk dilantik dan resmi menjabat.

Ramza Harli menegaskan bahwa masa tugas anggota KIP periode sekarang akan berakhir pada tanggal 10 Juli 2023.

Oleh karena itu, proses penetapan dan pelantikan harus segera dilakukan agar anggota KIP terpilih dapat melaksanakan tugasnya sesuai jadwal.

Hal ini sesuai dengan Qanun Nomor 6 tahun 2018 yang menetapkan bahwa paling lama dalam lima hari kerja setelah menerima SK dari KPU RI, Penjabat Walikota harus melantik anggota KIP.

Jika dalam waktu 30 hari kalender Penjabat Walikota belum melantik, maka anggota KIP dapat dilantik oleh Gubernur.

Dengan penetapan lima anggota KIP yang telah terpilih, diharapkan proses pemilihan di Kota Banda Aceh dapat berjalan dengan lancar dan transparan dalam periode lima tahun ke depan.

Publik menanti hasil kerja Komisi Independen Pemilihan dalam menjalankan tugasnya untuk memastikan terselenggaranya pemilihan yang adil dan demokratis di kota ini.[Adv]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close